Langsung ke konten
Semua insights

Benchmarking5 menit baca

Apa yang didapat tim Anda dari kunjungan industri ke luar negeri?

Tim Anda melihat eksekusi kelas dunia dari dalam, lalu pulang dengan ide, tolok ukur, dan relasi yang bisa langsung dipakai. Program Diskera yang terkurasi mempertemukan para pemimpin Anda dengan orang-orang yang menjalankan organisasi terbaik.

Oleh Tim Diskera

Apa yang didapat tim Anda dari kunjungan industri ke luar negeri?

280+

kampus dan perusahaan yang dapat kami aturkan kunjungannya

Diskera

10+

negara dalam jangkauan program kami

Diskera

Poin utama

  • Kunjungan industri ke luar negeri memberi tim Anda gambaran bersama tentang eksekusi kelas dunia, sesuatu yang tidak bisa diberikan presentasi mana pun.
  • Melihat organisasi terdepan dari dalam mengubah target yang abstrak menjadi tolok ukur konkret yang bisa ditindaklanjuti para pemimpin Anda.
  • Program terkurasi mempertemukan rombongan Anda dengan orang-orang di dalam organisasi tuan rumah, bukan sekadar menyusuri jalur pengunjung.
  • Kunjungan paling bermakna ketika keputusan sudah dekat: transformasi, agenda reformasi, atau tim pimpinan yang baru.
  • Bersama Diskera, Anda cukup menyampaikan tujuan dan kami menangani sisanya secara personal, dari keberangkatan hingga kepulangan.

Setiap tim pimpinan tahu ke mana ingin melangkah dalam lima tahun ke depan. Jauh lebih sedikit yang pernah berdiri di dalam organisasi yang sudah bekerja pada level itu. Kunjungan industri ke luar negeri yang dirancang sesuai tujuan Anda menutup jarak tersebut: tim melihat eksekusi kelas dunia dari dekat, lalu pulang dengan keyakinan untuk membangunnya di sini.

Apa yang dibawa pulang tim Anda dari kunjungan industri ke luar negeri?

Nilai sebuah kunjungan yang dirancang dengan baik tidak terletak pada tujuannya, melainkan pada perubahan yang terjadi pada orang-orang yang ikut. Menurut kami, tim pulang dengan tiga hal yang tidak bisa diberikan oleh presentasi atau dokumen.

  • Gambaran bersama tentang standar. Ketika seluruh tim melihat operasi, disiplin, dan ritme kerja yang sama, mereka membahas langkah berikutnya, bukan memperdebatkan apakah standar itu realistis.
  • Tolok ukur yang bisa dipakai. Melihat bagaimana operator terdepan mengatur mutu, keselamatan, pemeliharaan, atau layanan pelanggan memberi tim Anda acuan nyata untuk target mereka sendiri.
  • Ide baru dan relasi. Waktu bersama orang-orang di dalam organisasi tuan rumah membuka percakapan yang tidak akan terjadi dari jauh, dan sebagian terus berlanjut lama setelah rombongan kembali ke tanah air.

Bandingkan dengan hasil lokakarya kepemimpinan pada umumnya: slide, kesepakatan, dan niat baik. Kunjungan menambahkan sesuatu yang berbeda, yaitu ingatan. Berbulan-bulan kemudian, tim Anda bisa berkata “saya melihat sendiri bagaimana mereka bekerja”, bukan “saya membaca bagaimana mereka bekerja”, dan kalimat itu punya bobot dalam sebuah rapat.

Bagi tim di Indonesia, ada manfaat praktis tambahan. Menurut kami, standar yang Anda lihat di luar negeri adalah standar yang makin sering dipakai mitra, pelanggan, dan pesaing untuk menilai Anda.

Mengapa melihat langsung dari dalam mengubah keputusan?

Toyota membangun prinsip manajemennya di sekitar gagasan ini. Genchi genbutsu biasanya diterjemahkan sebagai “pergi dan lihat sendiri”: keputusan yang baik menuntut kita datang ke tempat pekerjaan berlangsung dan mengamatinya secara langsung. Praktik ini dikaitkan dengan Taiichi Ohno, bapak Toyota Production System, yang tidak menilai sesuatu hanya dari apa yang ia dengar.

Penelitian tentang benchmarking menunjuk ke arah yang sama, dengan satu catatan penting. Sebuah studi yang telah ditinjau sejawat atas jaringan benchmarking antar-pemerintah kota di Norwegia menemukan bahwa organisasi memang memperoleh pembelajaran organisasional dari benchmarking, dan seberapa besar perolehannya bergantung pada seberapa aktif manajemen terlibat. Melihat saja tidak cukup. Kunjungan harus dirancang agar para pemimpin Anda hadir, berdialog, dan membawa sesuatu yang dipertaruhkan.

Apa yang terlihat di dalam organisasi terdepan jarang sama dengan apa yang tertulis di laporan tahunannya. Yang terlihat adalah tempo rapat pagi, cara sebuah masalah diangkat dan diselesaikan di lapangan, dan kebiasaan disiplin kecil yang tidak terpikir untuk disebutkan. Detail seperti inilah yang tidak bisa dipelajari tim dari jauh, dan justru yang bisa mulai ditiru sejak minggu pertama setelah kembali.

Apa bedanya program terkurasi dengan wisata biasa atau paket umum?

Tidak semua perjalanan ke luar negeri menghasilkan hal ini. Perjalanan wisata memperlihatkan sebuah negara. Paket umum memperlihatkan apa yang mudah diperlihatkan. Program terkurasi memperlihatkan kepada tim Anda apa yang memang ingin mereka lihat, dan mempertemukan mereka dengan orang-orang yang menjalankannya.

Tiga cara berkunjung, dan apa yang dibawa pulang tim
Perjalanan wisataPaket umumProgram Diskera yang terkurasi
TujuanMelihat destinasiMelihat perhentian standarMelayani tujuan dan keputusan tim Anda
AksesArea publik dan bagian luar bangunanApa pun yang ditawarkan kepada setiap rombonganAkses eksklusif ke kampus dan perusahaan terkemuka, bersama orang-orang di dalamnya
AgendaMengikuti rute perjalananTetap dan ditentukan di mukaDikurasi sesuai tujuan Anda
PenangananAnda mengurus sendiri detailnyaPengaturan standarDitangani secara personal dari keberangkatan hingga kepulangan, dengan nyaman
Yang dibawa pulang timFotoKesan umumIde, tolok ukur, dan relasi yang bisa dipakai

Pandangan Diskera tentang ketiga pendekatan.

Ini bukan kritik terhadap bepergian untuk bersantai. Ini soal tujuan. Jika tujuannya adalah sebuah keputusan, transformasi, atau standar yang ingin dicapai, kunjungan harus dirancang untuk tujuan itu sejak percakapan pertama. Bedanya terasa dari apa yang dibicarakan tim dalam perjalanan pulang: ide, bukan jadwal.

Siapa yang paling diuntungkan, dan kapan waktunya?

Kunjungan paling bermakna ketika sebuah keputusan sudah dekat. Menurut kami, ada empat momen yang menonjol.

  • Perusahaan yang sedang bertransformasi, ketika para pemimpin perlu melihat seperti apa tujuan akhirnya sebelum mengajak organisasi bergerak.
  • Instansi dengan agenda reformasi, ketika tolok ukur dari lembaga yang dihormati memperkuat alasan untuk berubah.
  • Tim perusahaan multinasional di Indonesia, ketika para pemimpin regional ingin sepaham tentang satu standar keunggulan.
  • Pimpinan HR atau L&D, yang membangun program kepemimpinan melampaui ruang kelas.

Dalam setiap kasus, kunjungan bukan tujuan akhir. Ia memberi kelompok sebuah titik acuan bersama tepat ketika dibutuhkan. Kunjungan sebelum keputusan memberi bukti untuk ditimbang. Kunjungan di awal sebuah program memberi tim tujuan yang jelas untuk dikejar.

Bagi instansi pemerintah, alasannya serupa dengan satu tambahan: sebuah reformasi lebih mudah dijelaskan kepada rekan, mitra, dan publik ketika para pemimpinnya dapat menunjuk pada apa yang mereka lihat di lembaga yang sudah berhasil menjalankannya.

Seperti apa kunjungan yang luar biasa?

Bayangkan para pemimpin operasi Anda berada di dalam produsen kelas dunia seperti Toyota atau Samsung, sementara pimpinan infrastruktur dan keberlanjutan duduk bersama orang-orang di balik sistem air PUB Singapura, dan tim layanan pelanggan Anda mempelajari bagaimana Bandara Changi dijalankan. Aksesnya adalah intinya: orang-orang di dalam organisasi tuan rumah berbicara dengan rombongan Anda tentang cara mereka benar-benar bekerja, bukan pemandangan dari jalur pengunjung. Di Asia, Eropa, dan kawasan lain, kami dapat mengaturkan kunjungan ke tuan rumah seperti Honda, Hyundai, Busan Port, Port of Rotterdam, dan Airbus.

Ada pula nilai yang lebih halus dari berangkat bersama. Para pemimpin yang menempuh perjalanan yang sama akan berbagi kosakata yang sama. Beberapa hari berdampingan, jauh dari kotak masuk surel harian, sering menghasilkan keselarasan yang tidak lahir dari berbulan-bulan rapat internal.

Program NEWater di Singapura, yang dijalankan PUB, menunjukkan mengapa melihat tolok ukur secara langsung itu penting. Pada 2008 Global Water Intelligence menobatkannya sebagai Environmental Contribution of the Year dalam Global Water Awards, dan menyebut Singapura sebagai “pemimpin dunia dalam penerapan air daur ulang”. Tim yang pernah berdiri di dalam operasi semacam itu tidak perlu lagi diyakinkan bahwa standarnya nyata.

Di sekitar akses itu ada hal yang baru terasa ketika tidak ada: program yang berjalan mulus. Diskera menangani semuanya secara personal, dari keberangkatan hingga kepulangan dan dengan nyaman, sehingga energi para pemimpin Anda tercurah untuk tuan rumah dan satu sama lain, bukan untuk urusan teknis.

“Tolok ukur terbaik bukan yang Anda baca. Tolok ukur terbaik adalah yang pernah dimasuki langsung oleh tim Anda.”
Diskera

Apa saja yang termasuk dalam program Diskera?

Program ini bertumpu pada pembagian kerja yang sederhana. Anda membawa tujuan, kami mengerjakan sisanya.

Karena agenda dibentuk di sekitar tujuan Anda, tidak ada dua program yang sama. Kelompok manufaktur, unit reformasi sebuah kementerian, dan tim inovasi sebuah bank perlu melihat hal yang berbeda, bertemu orang yang berbeda, dan mengajukan pertanyaan yang berbeda. Untuk masing-masing, kami membawa standar yang sama: tuan rumah yang tepat, akses yang tepat, dan tidak ada yang tersisa untuk diurus tim Anda.

  1. 01

    Sampaikan tujuan Anda

    Ceritakan apa yang perlu dipelajari, diputuskan, atau diubah oleh tim Anda, dan siapa saja yang akan ikut.

  2. 02

    Kami mengkurasi tuan rumah dan agenda

    Kami memilih perusahaan dan lembaga yang sesuai dengan tujuan Anda, lalu menyusun agenda di sekitarnya.

  3. 03

    Kami menangani semuanya

    Dari keberangkatan hingga kepulangan, secara personal dan dengan nyaman.

  4. 04

    Rombongan Anda berpartisipasi

    Para pemimpin Anda hadir dengan leluasa untuk berdialog dengan tuan rumah dan satu sama lain.

Inilah pendekatan di balik Diskera Executive, program kami untuk perusahaan dan instansi pemerintah.

Ceritakan apa yang perlu dilihat tim Anda

Sampaikan tujuan Anda, dan kami akan menyusun tuan rumah serta agenda di sekitarnya.

Pertanyaan yang sering diajukan

Siapa yang cocok mengikuti program Diskera Executive?

Tim pimpinan, praktisi HR dan L&D, serta tim fungsional di perusahaan Indonesia, instansi pemerintah, dan perusahaan multinasional yang berbasis di Indonesia. Program ini cocok untuk kelompok mana pun yang ingin melihat praktik kelas dunia sebelum keputusan atau perubahan penting.

Apa bedanya dengan study tour atau studi banding biasa?

Perjalanan biasa mengikuti rute standar. Program Diskera dikurasi sesuai tujuan Anda, dengan akses eksklusif ke perusahaan terkemuka dan waktu bersama orang-orang di dalam organisasi tuan rumah. Kami menangani semuanya dari keberangkatan hingga kepulangan.

Apakah program bisa disesuaikan dengan industri kami?

Bisa. Kami mengkurasi tuan rumah dan agenda sesuai sektor Anda dan keputusan yang dihadapi tim, dengan memanfaatkan 280+ kampus dan perusahaan di 10+ negara yang dapat kami aturkan kunjungannya.

Apa saja yang sudah termasuk dalam program Diskera?

Kurasi tuan rumah dan agenda, serta penanganan seluruh program secara personal dari keberangkatan hingga kepulangan, dengan nyaman. Tugas rombongan Anda hanyalah berpartisipasi.

Bagaimana cara memulainya?

Sampaikan tujuan Anda melalui halaman kontak. Selanjutnya kami yang mengambil alih dan kembali dengan program yang dirancang untuk tim Anda.

Sumber

  1. Askim, Johnsen & Christophersen, “Factors behind organizational learning from benchmarking: Experiences from Norwegian municipal benchmarking networks”, Journal of Public Administration Research and Theory 18(2) (2008)
  2. Pyzdek Institute, “Lean Six Sigma and Genchi Genbutsu: The Importance of Seeing for Yourself”
  3. WaterOnline, “NEWater wins its second international award” (30 April 2008)

RENCANAKAN PROGRAM ANDA

Sedang merencanakan kunjungan ke luar negeri untuk kelompok Anda?

Ceritakan siapa yang berangkat, apa yang perlu dipelajari dan kapan. Pendamping program kami akan membalas dengan langkah berikutnya dalam satu hari kerja.